Tanggal 13–14 April 2026 jadi salah satu momen yang cukup berkesan buat
saya. Di tanggal itu, saya diberi kesempatan untuk jadi narasumber dalam
kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Digital untuk guru TK di
Kota Mojokerto. Kegiatannya diadakan langsung oleh Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan Kota Mojokerto, dan pesertanya adalah para guru hebat yang punya
semangat belajar luar biasa.
Jujur, dari awal datang saja saya sudah ngerasain vibe positifnya. Para
peserta terlihat antusias dan benar-benar siap untuk upgrade skill,
khususnya di bidang pembelajaran digital. Buat saya, ini jadi energi
tambahan supaya bisa sharing dengan maksimal.
Hari pertama dimulai dengan pengenalan Platform Merdeka Mengajar (PMM). Di
sesi ini, kita bahas fitur-fitur dasar sampai cara penggunaannya. Tapi nggak
cuma teori, para peserta juga langsung praktik. Jadi nggak cuma “tahu”, tapi
juga “bisa”. Ini penting banget, karena teknologi itu harus dicoba langsung
supaya benar-benar paham.
Setelah itu, lanjut ke pembahasan tentang Rumah Pendidikan, khususnya fitur
Ruang Murid. Nah, di sini diskusinya makin seru. Banyak guru yang sharing
pengalaman mereka di kelas, mulai dari yang sudah pernah coba sampai yang
masih bingung mau mulai dari mana. Kita bareng-bareng cari solusi biar
platform ini bisa benar-benar dimanfaatkan secara maksimal.
Masuk ke sesi berikutnya, kita ngobrolin tentang konten pembelajaran
digital interaktif. Intinya, sekarang guru nggak bisa lagi cuma mengandalkan
cara lama. Anak-anak zaman sekarang butuh pembelajaran yang lebih menarik,
visual, dan tentunya fun. Apalagi untuk anak usia dini, belajar itu harus
terasa seperti bermain.